Bahaya TBC Kelenjar

Bahaya Tbc kelenjar .- Tahukan kalian bahwa penyakit tbc tidak hanya menyaerang paru-paru, melainkan organ lain dalam tubuh , seperti tulang, percernaan, kelenjar getah bening (TBC kelenjar), bahkan bisa sampai menyerang otak. Di artikel ini kami akan menjelaskan bahaya TBC kelenjar, baca sampai tuntas.

Bahaya TBC KelenjarTBC kelenjar adalah salah satu infeksi yang disebabkan karena bakteri mycobacterium tuberculosis yang menyerang kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening itu sendiri adalah sebuah kelenjar yang memproduksi salah satu sel darah putih yang berperan dalam sistem imun tubuh. Kelenjar ini banyak tersebar dalam tubuh, diantaranya leher, ketiak, lipat paha, selangkangan dan diantara organ-organ dalam.

Penyakit TBC kelenjar biasanya menimpa anak kecil. Namun di negara berkembang kondisi ini lebih banyak dialami manusia usia 20-40 tahun. Wanita lebih sering terkena bahaya Tbc kelenjar ini.

Dan ada penamaan khusus untuk kasus TBC kelenjar getah bening di leher, yaitu scrofula. Jika dengan penamaan ilmiah disebut dengan Limfadenitis Tuberkulosa (radang kelenjar getah bening oleh bakteri tuberkulosa). Ini merupakan Tbc diluar paru-paru kita disebut dengan istilah TB Ekstra Paru (Extrapulmonary Tuberculosis) yang mencakup TB kelenjar, TBC usus, TBC tulang, dan lain-lainnya.

Bahaya TBC kelenjar adanya benjolan pada leher yang terus membesar seiring waktu meski tidak terasa sakit salah satu gejala scrofula yang paling mudah terlihat. Umumnya ada satu benjolan pada satu area, tapi ada juga lebih dari satu benjolan pada area yang sama.

Ciri-ciri pembengkakan Tbc kelenjar yang disebabkan oleh infeksi tuberkulosis:

  • Tanda-tanda yang paling menonjol adalah tonjolan tanpa rasa sakit yang berlangsung lama, terdapat pada daerah kelenjar getah bening yang terkena, misalnya di leher atau ketiak.
  • Benjolan terus menerus tumbuh baik ukuran maupun jumlahnya. Di dalam kelenjar getah bening yang terkena ada proses kematian sel-sel atau disebut area necrosis yang bisa membentuk cairan kental berupah nanah. Benjolan atau massa ini disebut sebagai “abses dingin”, karena tidak seperti abses lainnya, pada TBC kelenjar tidak ada warna kemerahan lokal yang menyertai atau rabaan hangat pada pembengkakan.
  • Seiring perkembangan penyakit, kulit menjadi terlibat, massa semakin besar menyebar ke kulit dan bisa pecah, membentuk saluran dan luka terbuka (koreng).
  • Penyakit TBC kelenjar, selain pembengkakan biasanya disertai dengan gejala penyakit tbc lainnya, seperti menggigil, penurunan berat badan sekitar 43% pasien.

Gejala Tbc kelenjar

  • Gejala awal terjadi adalah meningkatnya suhu badan atau demam tinggi yang berkepanjangan
  • Mengalami batuk yang gejalanya sering dan berulang-ulang sehingga tidak nyaman dan nafsu makan berkurang
  • Munculnya benjolan-benjolan yang terjadi pada bagian yang mengalami gangguan kelenjar seperti leher, sela paha, serta ketiak.
  • Benjolan yang terjadi suatu saat akan mengelopak yang mengakibatkan hari demi hari kondisinya semakin memburuk dan merusak tubuh
  • Penderita akan mengalami pecah benjolan kelenjar yang terjadi pada bagian tertentu misalnya leher, benjolan yang pecah akan mengeluarkan cairan seperti nanah yang kotor
  • Apabila tidak segera diobati, kelenjar getah bening akan mengalami luka pada Scropulosderma yang penyembuhannya akan sangat lama, dan bila sembuhpun akan terlihat buruk. Tepi luka abscess Scropuloderma biasanya tidak rata, tidak mengeluarkan bau, dan tepinya agak cekung ke dalam.

Penyebab Tbc kelenjar

Penyebab tbc kelenjar adalah diakibatkan infeksi dari kuman (bakteri) yang bernama mycobacterium tuberculosis dan biasanya menyerang kelenjar getang bening atau kelenjar tiroid. Selain itu bakteri penyebab TBC ini juga menyerang organ tubuh lainnya seperti paru-paru, usus, ginjal, tulang, dan bisa menyerang sampai otak. Penyakit tbc kelenjar mudah menular, media penularannya bisa melalui cairan di dalam saluran nafas yang keluar ketika penderita batuk atau bersin kemudian terhirup oleh orang lain yang berada di lingkungan sekitar penderita Tbc tersebut.

Mencegah Penyakit TBC kelenjar

Menjaga kondisi tubuh harus tetap di pantau. Misalnya dengan menerapkan pola hidup sehat, makan makanan yang bernutrisi dan gizi yang baik serta dengan melakukan olahraga secara teratur.

Waktu istirahat yang cukup dan jika perlu anda rajin mengonsumsi vitamin untuk kesehatan tubuh. Karena jjika tubuh anda sehat, maka anda akan lebih siap untuk mempertahan diri dari berbagai penyakit.

Tindakan operasi TBC kelenjar getah bening adalah dengan mengangkat habis semua kelenjar getah bening yang mengalami infeksi. Namun jika masih ada jaringan yang tersisa dan masih mengandung TBC, maka luka dari bekas operasi akan terbuka kembali sehingga hal ini butuh menindak lanjuti.

Pengobatan TBC Kelenjar

Selain dengan obat-oabatan, tindakan operasi juga guna mengangkat habis benjolan kelenjar getah bening yang mengalami infeksi. Akan tetapi jika masih ada jaringan bakteri yang tersisa dan mengandung TBC kelenjar, luka bekas operasi yang asalnya tertutup akan terbuka kembali.

Selain dengan penanganan operasi, TBC kelenjar juga dengan pengobatan herbal yang alami. Dengan obat Walatra Jelly Gamat Karena tidak menimbulkan efek samping dan bahan kimia apapun. Asalkan anda mengonsumsi dengan rutin dan akan terbukti bagaimana khasiatnya. (Baca: Cara Mengobati TBC Kelenjar Secara Alami )

Sumber materi:
https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/tuberculosis-tbc/tbc-kanker-kelenjar-getah-bening-limfoma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *